Mytop adalah tools yang digunakan untuk melihat penggunaan database pada sebuah server. Secara mudah, bisa disamakan dengan perintah top, hanya saja untuk mytop yang dilihat adalah MySQL, bukan system secara keseluruhan.
Sebelum proses install dimulai, pastikan server sudah memiliki module perl Readkey dan DBD untuk mysql :
[root@kakakpengki ~]# perldoc -l Term::ReadKey
/usr/local/lib/perl5/site_perl/5.8.8/x86_64-linux/Term/ReadKey.pm
[root@kakakpengki ~]# perldoc -l DBD::mysql
Dari perintah diatas, kedua module sudah terinstall.
Kalau kedua module tersebut belum terinstall, bisa diinstall dulu pakai perintah :
[root@kakakpengki ~]# perl -MCPAN -e shell;
cpan> install DBD::mysql
cpan> install Term:ReadKey
Setelah itu, baru install MyTop
[root@kakakpengki ~]# wget http://jeremy.zawodny.com/mysql/mytop/mytop-1.6.tar.gz
[root@kakakpengki ~]# tar -zxvf mytop-1.6.tar.gz
[root@kakakpengki ~]# cd mytop-1.6
[root@kakakpengki mytop-1.6]# perl Makefile.PL
[root@kakakpengki mytop-1.6]# make
[root@kakakpengki mytop-1.6]# make test
[root@kakakpengki mytop-1.6]# make install
Untuk membuat/mengubah konfigurasi mytop, gunakan perintah berikut :
[root@kakakpengki mytop-1.6]# nano ~/.mytop
Konfigurasi dasar, biasanya berupa username, password dan database :
user=root
pass=mysql-root-password
db=mysql
Setelah konfigurasi disimpan, bisa langsung dicoba dengan mengetikkan perintah mytop. Apabila terjadi error seperti berikut :
Error in option spec: "long|!"
Edit langsung file mytop. Untuk mencari tahu filenya ada dimana, bisa gunakan perintah which
[root@kakakpengki mytop-1.6]# which mytop
/usr/local/bin/mytop
[root@kakakpengki mytop-1.6]# nano /usr/local/bin/mytop
Cari baris “long|!” lalu ubah menjadi #”long|!” (comment). Dan coba lagi eksekusi perintah mytop dari shell.